Sel Darah Merah (Eritrosit): Pengertian, Ciri-Ciri dan Fungsi

ciri ciri sel darah merah
Sel darah merah

Balaibahasajateng, Sel Darah Merah (Eritrosit): Pengertian, Ciri-Ciri dan Fungsi – Kali ini kita akan belajar tentang sel darah merah mulai dari apa pengertiannya, apa saja fungsinya, ciri-ciri apa saja yang dimiliki sel darah merah, bagaimanan proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh kita.

Tanpa berlama-lama langsung saja kita simak pembahasan tentang pengertian, fungsi, dan ciri-ciri sel darah merah pada tubuh kita.

Daftar Isi

  1. Pengertian Sel Darah Merah (Eritrosit)
  2. Fungsi Sel Darah Merah (Eritrosit)
  3. Ciri-Ciri Sel Darah Merah (Eritrosit)
  4. Penutup

Pengertian Sel Darah Merah (Eritrosit)

Sel darah merah atau eritrosit adalah jenis darah yang paling banyak di dalam tubuh kita dan berfungsi untuk mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan-jaringan tubuh. Bagian dalam sel darah merah terdiri atas hemoglobin, yaitu sebuah biomolekul yang dapat meningkatkan kadar oksigen.

Darah akan mengambil oksigen dari paru-paru, kemudian akan dilepaskan ketika melewati pembuluh kapiler. Sel darah merah memiliki warna merah cerah yang dikarenakan adanya hemoglobin dan dibuat di sumsum tulang belakang.

Di dalam sel darah merah tidak terdapat nukleus, memiliki umur sekitar 120 hari, dan memiliki bentuk pipih.

Baca juga: Ciri Ciri sel darah putih

Fungsi Sel Darah Merah (Eritrosit)

Berikut beberapa fungsi utama sel darah merah bagi tubuh kita;

  • Untuk Menentukan Golongan Darah; Penentuan golongan darah di tentukan dengan ada atau tidak adanya antigen aglutinogen di dalam sel darah merah. Sehingga dapat diketahui apakah golongan darah yang kita miliki merupakan A, B, AB, atau O.
  • Untuk Mengantarkan Oksigen ke Seluruh Tubuh; Setelah dibentuk oleh tulang sumsum merah, sel darah merah akan menyebar ke seluruh bagian tubuh dengan membawa oksigen yang berasal dari paru-paru. Oksigen tersebut akan disebarkan mengikuti peredaran sel darah merah di seluruh bagian tubuh dan kemudian dibawa kembali ke paru-paru untuk di keluarkan dari tubuh.
  • Sebagai Pelebaran Pembuluh Darah; Pelebaran pembuluh darah terjadi karena proses pelepasan senyawa yang dinamakan S-Nithrosothiol oleh eritrosit karena hemoglobin mengalami terdeogsigenerasi, sehingga mengakibatkan pembuluh darah mengalami pelebaran dan melancarkan darah menuju ke seluruh tubuh terutapa pada bagian-bagian tubuh yang kekurangan darah.
  • Sebagai Antibodi atau Menjaga Kekebalan Tubuh; Menjaga kekebalan tubuh dapat terjadi karena adanya peranan dari hemoglobin yang menangkal bakteri atau patogen, melalui proses lisin dengan mengeluarkan radikal bebas yang dapat menghancurkan bakteri dan membran sel patogen.

Ciri-Ciri Sel Darah Merah (Eritrosit)

Berikut beberapa ciri-ciri sel darah merah atau eritrosit antara lain sebagai berikut;

  • Sel darah merah memiliki bentuk bulat pipih dan pada bagian tengahnya terdapat cekungan atau bikongkaf.
  • Sel darah merah tidak memiliki inti sel, sehingga tidak dapat melakukan pembelahan sel.
  • Sel darah merah mengandung zat besi yang digunakan dalam pembentukannya.
  • Sel darah merah memiliki warna merah yang dikarenakan adanya hemoglobin.
  • Sel darah merah memiliki masa hidup kurang lebih 120 hari.
  • Sel darah merah berjumlah 4 hingga 5 juta sel per mm3 darah.
  • Sel darah merah memiliki diameter 7 hingga 8 um dan memiliki tebal sekitar 1 hingga 2 um.
  • Sel darah merah bersifat elastis.

Baca juga: Struktur Membran Sel dan Fungsinya

Penutup

Dalam artikel ini, telah dibahas mengenai sel darah merah, yang merupakan sel penting dalam tubuh manusia. Sel darah merah memiliki peran yang sangat vital dalam membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Selain itu, juga terdapat beberapa hal penting yang perlu diketahui mengenai sel darah merah, seperti faktor-faktor yang memengaruhi produksinya, serta penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi jumlah dan fungsi sel darah merah.

Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sel darah merah dan fungsinya dalam tubuh. Dengan mengetahui lebih banyak tentang sel darah merah, kita dapat lebih memahami bagaimana menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita.

Saya berharap agar kita dapat terus memperhatikan kesehatan sel darah merah kita dengan menjaga pola makan yang sehat dan gaya hidup yang seimbang. Selain itu, semoga dengan penelitian lebih lanjut, kita dapat mengembangkan metode baru untuk mengobati penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sel darah merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *