Mau Investasi Tapi Bingung? Yuk, Ulik Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenisnya!

pengertian investasi
5/5 - (1 vote)

balaibahasajateng.web.id, Mau Investasi Tapi Bingung? Yuk, Ulik pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenisnya! – Dalam dunia modern saat ini, investasi bukanlah hal baru dan asing. Rasanya investasi menjadi hal yang sangat penting karena bermanfaat bagi keuangan di masa depan. Hanya saja sayangnya, banyak orang yang belum memahami baik tentang pengertian investasi.

Investasi bukanlah solusi untuk menjadi cepat kaya. Namun investasi sangatlah dibutuhkan jika kamu menginginkan kebebasan finansial atau financial freedom yang berguna bagi keuangan jangka panjang.

Semakin dini kamu memulai berinvestasi, maka akan semakin baik pula hasil yang akan didapatkan pada masa yang akan datang. Namun tentu saja, perlu pemikiran bijak memilih investasi manakah yang akan dilakukan

Karena itulah sebelum memulai berinvestasi, penting bagi kamu untuk memahami dengan baik pengertian investasi dan hal-hal yang berkaitan di dalamnya sebelum memulai untuk berinvestasi.

Daftar Isi

Pengertian Investasi

Lalu apa itu pengertian investasi? Investasi adalah upaya penanaman modal yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang. Modal tersebut bukan hanya berbentuk uang namun bisa sumber daya yang lainnya.

Dengan berinvestasi, maka orang yang menjalankannya berharap agar bisa mendapatkan manfaat baik di masa mendatang.

Sederhananya, investasi dimaksudkan untuk mendapatkan dana lebih dari keuntungan yang ada di masa depan agar mencapai tujuan tertentu. Entah itu untuk pendidikan, membangun rumah, membuka usaha, dan masih banyak lainnya

Seseorang yang menjalankan investasi dikenal sebagai investor. Investasi bukanlah istilah baru dalam bidang bisnis, dikarenakan investasi selalu berkaitan dengan hal-hal mengenai keuangan dan ekonomi.

Meskipun memiliki manfaat, namun investasi tak selalu berujung untuk mendapatkan keuntungan. Ada pula resiko kerugian ketika berinvestasi. Karena itu penting memahami berbagai jenis investasi beserta resikonya

Pelajari Juga: Pengertian Hukum dan perangkatnya

Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

Setelah membahas mengenai pengertian investasi secara umum, kamu perlu juga memahami apa itu pengertian investasi menurut para ahli seperti dibawah ini.

1. Haming dan Basalamah

Menurut penjelasan Haming dan Basalamah, investasi merupakan pengeluaran yang terjadi di masa sekarang untuk membeli aktiva riil seperti mobil, properti, dan lainnya atau bisa pula aktiva keuangan yang bertujuan mendapatkan hasil besar di masa depan

Investasi berkaitan sangat erat dengan aktivitas penarikan sumber-sumber dana yang mana dibutuhkan untuk pengadaan modal saat ini. Dengan barang atau modal tersebut diharapkan bisa menghasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.

2. Sadono Sukirno

Pengertian investasi yang dijelaskan menurut Sadono Sukirno adalah sebagai bentuk pengeluaran atau pembelanjaan penanam-penanam modal maupun perusahaan yang digunakan untuk membeli barang modal serta perlengkapan produksi

Yang mana digunakan untuk menambah kemampuan produksi barang dan jasa yang ada di dalam perekonomian.

3. Taswan dan Soliha

Investasi bisa dilakukan baik individu maupun badan usaha, termasuk pula lembaga perbankan yang mempunyai kelebihan dana. Investasi bisa dilakukan di pasar modal maupun pasar uang

Ataupun ditempatkan sebagai bentuk kredit kepada masyarakat yang membutuhkan.

4. Downes dan Goodman

Investasi merupakan investasi keuangan yang mana seorang investor menanamkan uangnya ke dalam bentuk usaha pada waktu tertentu dari setiap orang yang ingin mendapatkan keuntungan dari keberhasilan pekerjaannya

5. M. Suparmoko

Investasi merupakan pengeluaran yang bertujuan untuk menambah atau mempertahankan capital stock atau persediaan kapital. Persediaan kapital terdiri atas pabrik-pabrik, mesin-mesin, barang tahan lama lainnya yang digunakan dalam produksi

7. Henry Simamora

Menurut Henry Simamora, investasi merupakan suatu aktiva yang digunakan perusahaan bertujuan untuk meningkatkan kekayaannya dengan cara distribusi hasil investasi.

Misalnya seperti royalti, pendapatan bunga, pendapatan sewa, dividen dan lainnya yang digunakan untuk apresiasi nilai investasi ataupun manfaat lain untuk sebuah perusahaan yang berinvestasi melalui hubungan dagang

8. James C Van Horne

Menurut James C Van Horne, investasi merupakan aktivitas yang memanfaatkan kas pada masa saat ini yang bertujuan mendapatkan hasil barang di masa depan

9. Fitz Gerald

Pengertian investasi yang dijelaskan menurut Fitz Gerald adalah bentuk aktivitas yang berkaitan usaha penarikan berbagai sumber dana dan digunakan untuk pengadaan modal barang pada masa sekarang.

Barang modal tersebut diharapkan nantinya bisa menghasilkan aliran produk yang baru di masa yang akan datang

10. Salim HS dan Budi Sutrisno

Pengertian investasi yang dijelaskan Salim HS dan Budi Sutrisno merupakan aktivitas penanaman modal yang dilakukan investor, baik itu merupakan investor lokal maupun asing dalam berbagai bidang usaha yang terbuka bagi investasi.

Tujuan investor ketika melakukan investasi adalah untuk bisa mendapatkan keuntungan atau laba.

Lihat Juga: Pengertian Kebudayaan dan unsurnya

Tujuan Investasi

Dari pengertian yang dijelaskan diatas, dapat dilihat jika aktivitas investasi merupakan kegiatan menanamkan modal yang mempunyai beberapa tujuan. Adapun tujuan dari berinvestasi antara lain adalah:

1. Untuk Mendapatkan Penghasilan Tetap

Ini adalah tujuan yang paling utama yang bisa didapatkan seseorang saat berinvestasi. Dengan berinvestasi, kamu bisa mendapatkan penghasilan tetap. Misalnya saja kamu menanamkan modal pada sebuah perusahaan.

Maka kamu berhak mendapatkan berapa persen dari keuntungan yang didapatkan perusahaan secara rutin, selama kamu menanamkan modal di perusahaan tersebut. Dalam hal ini, maka yang kamu dapatkan terus menerus adalah royalti atau keuntungan

2. Memperbesar Usaha

Bukan hanya keuntungan dalam bentuk uang, namun dengan berinvestasi maka keuntungan yang bisa didapatkan dapat digunakan baik untuk keperluan sosial, memperluas skala usaha, dan masih banyak lainnya.

3. Sebagai Jaminan Bisnis

Ini mungkin akan sangat dibutuhkan ketika kamu ingin mengajukan pinjaman untuk bisnis, maka investasi yang kamu miliki saat ini bisa dijadikan sebagai jaminan.

Misalnya saja kamu menanamkan modal pada supplier, maka akan ada jaminan bisnis, dimana kamu tidak akan kekurangan bahan baku dan terus mendapatkan pasar untuk menjual produk

4. Mengurangi Persaingan

Investasi juga bertujuan untuk mengurangi persaingan yang terjadi antar perusahaan yang bergerak dalam bidang yang sama.

Manfaat Investasi

Selain memiliki tujuan, investasi juga memiliki manfaat tersendiri yang bisa didapatkan bagi seseorang yang menjalankan investasi. Dan inilah beberapa manfaat yang didapatkan dari berinvestasi.

1. Meraih Financial Freedom

Kebebasan finansial atau Financial freedom merupakan kondisi dimana kamu mendapatkan pendapatan pasif untuk bisa memenuhi kebutuhan serta gaya hidup. Pendapatan pasif ini didapatkan dari keuntungan berinvestasi.

Sehingga kamu tak perlu bekerja ataupun mengejar karier agar bisa hidup dengan nyaman. Kamu pun tak perlu bergantung pada pekerjaan agar bisa mendapatkan pendapatan. Dan semuanya ini bisa didapatkan dari berinvestasi.

Meskipun keuntungan tidak akan kamu dapatkan di masa saat ini, namun kebebasan finansial bisa kamu rasakan di masa yang akan datang. Namun tentu saja ini perlu memperhatikan beberapa hal penting lainnya dalam meraih kebebasan finansial

2. Meningkatkan Kekayaan dan Nilai Aset

Manfaat lainnya dari berinvestasi adalah untuk bisa meningkatkan kekayaan serta nilai aset yang kamu miliki saat ini. SUku bunga yang didapatkan dari investasi dapat menambah kekayaan yang ada saat ini.

Apalagi jika bentuk investasi yang kamu lakukan adalah jangka panjang, maka kamu bisa merasakan efek compounding.

Apa itu efek compounding? sederhananya ini dikenal sebagai bunga bergulung yaitu kemampuan aset investasi bisa menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan. Banyak orang yang juga menyebutnya sebagai bunga berbunga.

Adanya efek ini dapat meningkatkan nilai aset yang kamu miliki dalam investasi yang sedang dilakukan

3. Melindungi Finansial dari Inflasi

Adanya investasi juga bisa bermanfaat bagi kekayaan yang kamu miliki agar terhindar dari inflasi. Inflasi merupakan kondisi kenaikan harga secara umum yang terjadi terus menerus dalam jangka waktu tertentu

Jika hanya terjadi satu atau dua kali, tidak bisa disebut sebagai inflasi. kenaikan harga barang dan jasa inilah yang menyebabkan penurunan nilai uang. Sehingga bisa disimpulkan jika inflasi adalah penurunan nilai uang terhadap barang dan jasa secara umum

Rata0rata tingkat inflasi di Indonesia sendiri bisa mencapai 8.2% per tahun. Sehingga jika kamu hanya menyimpannya dalam bentuk tabungan di bank, maka uang yang kamu simpan bisa habis dikarenakan return bank hanya sebesar 0.5-1.5% per tahun.

4. Memenuhi Kebutuhan Yang Berbiaya Besar

Dengan menjalankan investasi, maka ini akan sangat membantu ketika kamu ingin memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang membutuhkan biaya besar.

Secara tidak langsung ketika berinvestasi maka kamu bisa mengumpulkan uang yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Misalnya seperti membangun rumah, membeli kendaraan, maupun mewujudkan impian lainnya.

Kebutuhan-kebutuhan yang tidak bisa diwujudkan hanya dengan mengandalkan tabungan ataupun pemasukan bulanan saja, bisa kamu dapatkan dengan berinvestasi.

5. Menyiapkan Masa Depan yang Cerah

Saat memasuki usia senja, tentunya tetap akan ada kebutuhan yang harus terpenuhi. Namun kondisi fisik sudah tak lagi mampu memenuhi. Sehingga otomatis penghasilan bisa berkurang dibandingkan ketika masih berada di usia produktif.

Namun berbeda halnya jika kamu mulai berinvestasi sejak muda, ini akan membantu untuk mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Investasi yang direncanakan dan dimulai sejak dini, akan membantu mencukupi sebagai kebutuhan di masa yang akan datang

Bentuk-Bentuk Investasi

Ada banyak investasi yang bisa dijalankan saat ini. Jika menjelaskan mengenai bentuk investasi, investasi sendiri terbagi menjadi 2 yaitu investasi aktiva riil dan investasi aktiva finansial.

1. Investasi Pada Aktiva Riil

Investasi Pada Aktiva Riil merupakan bentuk investasi yang dilakukan dalam bentuk terlihat atau bisa dilihat secara fisik. Misalnya saja investasi properti, investasi emas, investasi tanah, investasi logam mulia, dan masih banyak lainnya

2. Investasi Pada Aktiva Finansial

Investasi aktiva finansial adalah bentuk investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk sekuritas. Misalnya saja investasi deposito, investasi saham, dan masih banyak lainnya.

Jenis-Jenis Investasi

Jenis jenis Investasi
Jenis Investasi

Saat ini ada banyak jenis-jenis investasi yang bisa kamu kerjakan untuk menghasilkan keuntungan. Setiap jenis-jenis investasi memiliki resiko tersendiri serta besar keuntungan yang didapatkan, kamu hanya perlu menyesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhanmu

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka merupakan produk keuangan yang dimiliki oleh bank dengan tingkat bunga lebih besar dibandingkan tabungan biasa.

Prinsipnya sama seperti tabungan pada umumnya, hanya saja uang yang kamu simpan tidak bisa diambil sewaktu-waktu seperti tabungan pada umumnya namun memiliki tanggal jatuh tempo yang jelas.

Sehingga sebelum tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan sebelumnya, kamu tidak bisa mencairkan deposito tersebut. Jika tidak, nantinya akan ada penalti yang diberikan.

Semakin lama atau semakin besar nilai deposito yang ditanamkan maka semakin besar pula bunga yang didapatkan dari hasil deposito tersebut.

Deposito berjangka termasuk jenis investasi dengan resiko rendah dan terbilang aman sehingga cukup populer di kalangan pemula

2. Saham

Investasi saham adalah hal yang biasa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Saham merupakan bentuk lain dari aset sebuah perusahaan.

Misalnya saja kamu menanamkan modal dengan membeli saham sebuah perusahaan. Nantinya kamu bisa mendapatkan keuntungan berupa royalti, dividen, atau lainnya dari saham yang kamu miliki tersebut.

Investasi saham termasuk jenis investasi yang cenderung memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan jenis investasi yang lain. Namun saham juga memiliki resiko tinggi, high risk high return.

Saham memiliki resiko yang tinggi karena nilainya yang bisa naik dan turun dengan cepat. Investasi saham terbagi menjadi 2 kategori yaitu saham dividen dan saham pertumbuhan

3. Investasi Emas atau Logam Mulia

Investasi emas merupakan jenis investasi populer klasik yang sudah terkenal sejak zaman dahulu, bahkan masih banyak dilakukan oleh masyarakat hingga saat ini. Jenis investasi ini sangat mudah dilakukan sehingga sangat direkomendasikan bagi investor pemula.

Investasi emas atau logam mulia ini dapat berbentuk emas, logam mulia, emas perhiasan, emas batangan, hingga emas digital. Meskipun harga emas juga bisa bergejolak naik turun, namun nilai emas tergolong stabil.

Hanya saja kekurangan dari investasi emas ini terletak dari penyimpanannya. Emas bisa mudah hilang atau rusak jika tidak disimpan dengan baik. Karena itu sangat disarankan untuk menggunakan Safe Deposit Box yang disediakan bank-bank tertentu

4. Properti

Jika kamu ingin mencari investasi yang dapat menawarkan nilai return yang tinggi, maka properti menjadi salah satu jenis investasi yang direkomendasikan. Nilai properti terus meningkat dari tahun ke tahun, karena itulah menjadi jenis investasi yang populer.

Hanya saja, modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi properti tidaklah sedikit. Kamu membutuhkan biaya yang tinggi untuk membeli properti serta biaya perawatannya agar nilai jual tetap tinggi dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan

Untuk mendapatkan keuntungan dari investasi properti, bisa didapatkan melalui dua cara yaitu kamu perlu menunggu hingga nilai properti meningkat dan kemudian menjualnya. Atau mendapatkan pendapatan pasif melalui sewa properti

5. Obligasi

Umumnya obligasi dilakukan pada bidang bisnis yang menawarkan jasa pinjaman modal. Keuntungan dari berinvestasi obligasi ini bisa lebih tinggi dibandingkan deposito dikarenakan bunga yang ditawarkan juga jauh lebih tinggi.

Hanya saja hal ini tentunya beresiko jika peminjam modal tersebut mengalami kebangkrutan sehingga kemungkinan hutang tidak bisa dibayarkan.

6. Reksadana

Bukan hanya saham, reksadana kini juga menjadi salah satu jenis investasi yang populer baik di kalangan pebisnis maupun masyarakat. Reksadana juga sangat direkomendasikan bagi pemula karena resikonya yang rendah dan mudah menjalankannya.

Reksadana merupakan wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana-dana yang berasal dari pemodal yang kemudian diinvestasikan dalam bentuk portofolio efek oleh manajer investasi.

Sehingga dalam investasi ini, investor hanya perlu menyediakan modal yang nantinya akan dikelola manajer investasi ke dalam portofolio efek, seperti saham, obligasi, maupun produk-produk pasar uang lainnya

Baca Juga: Pengertian Futsal

Panduan Sederhana Dalam Cara Berinvestasi

Seperti penjelasan di atas, meskipun investasi merupakan hal yang menguntungkan untuk finansial di masa yang akan datang. Tetap saja tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan agar bisa meraih keuntungan. Berikut ini panduan sederhana berinvestasi bagi pemula

1. Miliki Tujuan Yang Jelas

Sebelum ingin menjalankan investasi, maka hal pertama yang harus kamu miliki adalah tujuan yang jelas. Mengapa tujuan sangat penting dalam berinvestasi? jika kamu tak memiliki tujuan yang jelas nantinya akan sulit untuk mengambil langkah selanjutnya.

Tujuan tersebut nantinya bisa berpengaruh pada jenis investasi apa yang akan kamu ambil, mulai dari jangka waktu, penempatan investasi tersebut, dan masih banyak lainnya.

Jadi miliki terlebih dahulu tujuan yang jelas, entah itu akan digunakan untuk pendidikan, membangun rumah, tabungan di hari tua, dan lainnya.

2. Menganalisa Modal Yang Bisa Disiapkan

Modal memang menjadi hal utama dan wajib dipersiapkan ketika akan menjalankan investasi. Mengenai modal disini, yang dibahas adalah seputar dana atau aset yang dimiliki sekarang.

Kamu harus menganalisa seberapa modal yang akan dipersiapkan untuk berinvestasi. Modal ini nantinya akan berpengaruh dari pemilihan jenis investasi yang akan kamu kerjakan.

Sebagai pemula, akan lebih baik untuk memulai berinvestasi dari modal kecil terlebih dahulu dan kemudian meningkatkan nilai modal investasi seiring berjalannya waktu

3. Pahami Resiko Diri Sebagai Investor

Meskipun investasi mendatangkan manfaat, namun segala hal yang berkaitan dengan uang termasuk investasi pasti akan memiliki faktor untung rugi. Yang dimaksudkan dengan resiko diri sendiri sebagai investor disini adalah kemampuan finansial yang kamu miliki.

Ketika memutuskan untuk berinvestasi, maka hal pertama yang perlu dipahami adalah menyiapkan sejumlah dana yang akan digunakan baik ketika memulai maupun selama prosesnya

Akan lebih baik memulai investasi dengan kondisi terlepas dari hutan dan mempunyai pendapatan tetap yang stabil serta dana ekstra. Hal-hal seperti ini yang penting untuk diperhatikan.

4. Pahami Resiko Dari Masing-Masing Investasi

Setiap jenis investasi memiliki resikonya masing-masing. Dalam investasi, return dan risk akan selalu beriringan. Ada jenis investasi yang memiliki resiko tinggi namun mampu memberikan imbal balik yang besar.

Namun ada pula jenis investasi yang memiliki resiko rendah akan tetapi return yang dihasilkan juga tidak terlalu tinggi. Hal ini harus kamu sesuaikan dengan profil risiko dan kondisi finansial yang kamu miliki.

Lihat Juga: Mengenal Tari Kipas pakarena

Dengan memahami pengertian investasi dan hal-hal yang berkaitan didalamnya, ini akan membantumu menjadi investor cerdas dan mampu hasilkan keuntungan besar dari investasi yang kamu jalani, baik itu investasi properti, emas, saham, atau lain sebagainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *