3 Cara Reproduksi Bakteri

3 Cara Reproduksi Bakteri
5/5 - (1 vote)

Balaibahasajateng, Cara Reproduksi Bakteri – Bakteri sebagai organisme yang mikroskopis juga dapat berkembang biak dan bereproduksi layaknya mahluk hidup yang lain.

Sama seperti virus yang melalui beberapa tahapan untuk bereproduksi, bakteri juga bereproduksi dengan beberapa tahapan.

Bakteri dapat mengalami perkembangan yang sangat cepat bahkan menjadi ratusan koloni dalam beberapa jam saja.

Sebagai organisme prokariotik dan bersel tunggal, tentu saja bakteri tidak mempunyai jenis kelamin seperti mahluk hidup eukariotik. Namun bakteri tetap bisa berkembangbiak.

Bakteri bereproduksi dengan cara vegetatif, yakni induk akan menghasilkan copyan dirinya secara identik dan genetik. Dan hal ini menyebabkan bakteri akan menghasilkan bentuk yang sama. Berikut penjelasannya. Let’s see, guys!

Table of Contents

  1. Fisi Biner
  2. Pertukaran DNA
  3. Reproduksi Ageneratif

Fisi Biner

Merupakan reproduksi bakteri dengan cara pembelahan biner, dimana salinan kromosomnya akan membentuk dua copyan yang identik secara genetik.

Selanjutnya, sel akan mengalami pembesaran dan membelah menjadi dua sel baru yang identik dengan sel induk.

Fisi biner pada beberapa bakteri akan terjadi sangat cepat, bahkan dapat terjadi dalam kurun waktu hitungan beberapa menit saja.

Baca juga: Perbedaan Bakteri Gram Positif Dan Negatif

Pertukaran DNA

Merupakan reproduksi bakteri dengan cara bakteri dapat memperoleh DNA baru. Pada proses ini bakteri akan mengalami tiga cara, yakni:

  1. Konjugasi, merupakan proses pada DNA bakteri yang akan melewati perpanjangan pada permukaan sebuah bakteri yang kemudian akan menuju ke bakteri lain.
  2. Transformasi, merupakan proses pengambilan bagian DNA dari lingkungan sekitar mereka.
  3. Transduksi, merupakan proses dimana virus akan melakukan infeksi pada bakteri dengan membawa DNA dari sebuah bakteri menuju ke bakteri lain.

Reproduksi Ageneratif

Bakteri melakukan reproduksi vegetatif melalui pembelahan biner, dimana bakteri akan melipatgandakan diri sesuai kelipatannya dan terjadi secara amitosis atau langsung tidak melalui berbagai tahapan layaknya pembelehan mitosis.

Bakteri dapat melipatkangandakan diri selama 1 jam hingga 3 jam lamanya. Akan tetapi tidak selama proses tersebut bakteri akan selalu cepat, pada suatu kondisi tertentu bakteri akan melambat yaitu dikondisi pada saat nutrisi nya telah habis dan pada waktu terjadinya penumpukan sisa metabolisme yang kemudian akan meracuni bakteri tersebut.

Reproduksi bakteri adalah proses yang sangat penting dalam kehidupan dan perkembangan bakteri. Melalui pembelahan biner atau konjugasi, bakteri dapat memperbanyak diri dengan cepat dan efisien, sehingga memungkinkan mereka untuk bertahan hidup dan berkembang biak di lingkungan yang beragam.

Baca : Struktur dan Morfologi Bakteri

Karena kemampuan mereka untuk mereplikasi diri dengan sangat cepat, bakteri juga dapat menyebabkan infeksi dan penyakit pada manusia dan hewan. Penting untuk memahami bagaimana bakteri bereproduksi dan berkembang biak, sehingga kita dapat mengambil tindakan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Terima kasih telah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *