20 Agustus 2010 | 10:20 wib | Hasil Penelitian | Penelitian Kebahasaan

Bentuk-bentuk Sarkasme dalam Surat Kabar di Jawa Tengah

Tahun Penelitian: 2010

Peneliti:

  • Ema Rahardian, S.S.
  • Umi Farida, S.S.
  • Enita Istriwati, S.Pd.
  • Desti Retnowati, S.S.

Abstrak

         Gaya bahasa sarkasme merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang sering dijumpai dalam surat kabar termasuk beberapa surat kabar yang terbit di Jawa Tengah, seperti Suara Merdeka, Meteor, dan Solopos. Pemakaian gaya bahasa itu muncul dalam judul berita yang digunakan dalam surat kabar. Hal itu sangat menarik untuk dikaji sehingga melalui penelitian ini penulis mencoba untuk mengkaji bentuk-bentuk sarkasme, medan makna, asal-usul, fungsi, dan intensitas kemunculan bentuk sarkasme pada judul surat kabar Suara Merdeka, Meteor, dan Solopos.

         Sampel penelitian ini terdiri atas 212 judul berita sarkasme dalam surat kabar Meteor, 110 judul berita sarkasme dalam surat kabar Solopos, dan 114 judul berita sarkasme dalam surat kabar Suara Merdeka. Penelitian ini menggunakan teori Kesantunan yang dikemukakan oleh Leech untuk menjelaskan kekasaran yang terkandung dalam judul berita. Selain itu, peneliti menggunakan metode analisis komponensial untuk mengungkap medan makna judul-judul berita.

         Bentuk sarkasme yang muncul dalam judul berita surat kabar berupa kata, baik kata dasar dan kata jadian, frasa, kalimat, dan klausa. Judul-judul berita itu dapat digolongkan menjadi beberapa medan makna antara lain, medan makna mencuri, membawa, menangkap, memukul, mendatangi, mengalahkan, berkelahi, jatuh, menabrak, diam, dan merusak. Bentuk-bentuk sarkasme yang digunakan dalam judul berita merupakan bentuk pinjaman dari bahasa Jawa dan bahasa Inggris yang berfungsi untuk menarik hati pembaca, mempermudah pemahaman pembaca, mengkritik, menimbulkan kelucuan, dan melebih-lebihkan. Dari judul-judul surat kabar yang dikaji, terdapat persamaan intensitas penggunaan bentuk sarkasme dalam surat kabar Suara Merdeka dan Solopos, sedangkan surat kabar Meteor menduduki peringkat penggunaan bentuk sarkasme yang tertinggi. Adanya perbedaan intensitas pemakaian bentuk sarkasme itu karena dipengaruhi oleh komitmen dan segmen pasar yang dibidik oleh masing-masing surat kabar.

         Kata Kunci:     gaya bahasa sarkasme, kesantunan berbahasa, analisis komponensial, peminjaman bahasa, fungsi bahasa, dan ideologi wacana.

 

 

 

( Balai Bahasa Prov. Jateng )

Kirim Komentar

Terbaru

24 Agustus 2018 | 09:15 wib

Bahasa untuk yang Nonbahasa

image   Penggunaan bahasa yang baik dan benar seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah atau lingkungan akademis lainnya.…


20 Agustus 2018 | 11:02 wib

Guru Harus Meningkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

  Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang sangat penting bagi guru karena bahasa Indonesia wajib digunakan sebagai…


20 Agustus 2018 | 10:48 wib

Guru Nonbahasa Perlu Melek Bahasa dan Sastra

image   Bahasa mempunyai peran penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak didik. Dalam hal ini bahasa…


16 Agustus 2018 | 16:16 wib

Devian dan Rosaliana Terpilih Menjadi Duta Bahasa Jawa Tengah 2018

image Devian Satria Kusuma Pradiva (alumni Universitas Sebelas Maret) dan Rosaliana Intan Pitaloka (Universitas Sebelas Maret)…


30 Juli 2018 | 10:54 wib

Mutiara, Cahaya, dan Pahlawan Tema ibu Mendominasi Puisi Bengkel Sastra di Kabupaten Jepara

image Kegiatan Bengkel Komunitas Bahasa dan Sastra (Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Jepara) diadakan pada 16-18 April…

© 2012 Balai Bahasa Jawa Tengah
Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, Fax. 024-76744358, Email: info@balaibahasajateng.web.id