18 November 2011 | 11:33 wib | Hasil Penelitian | Penelitian Terapan

Sikap Siswa SMP di Eks-Karesidenan Semarang terhadap Bahasa Jawa

Tahun Penelitian 2011, Tim Peneliti: Suryo Handono, M.Hum., Nur Ramadhoni Setyaningsih, S.S., Agus Sudono, S.S., Drs. Widada, M.Hum.

         INTISARI

         Sikap merupakan keteraturan dalam hal pemikiran (kognisi), perasaan (afeksi), dan predisposisi tindakan (konasi) seseorang terhadap suatu aspek di lingkungan sekitarnya. Hal itu menarik dan penting untuk diperhatikan karena kebijakan yang berkaitan dengan bahasa, terutama pendidikan bahasa, akan berhasil apabila para pembuat kebijakan menyesuaikan dengan sikap yang diekspresikan oleh orang yang terlibat, melakukan tindakan persuasif kepada orang yang mengekspresikan sikap negatif, dan mencari serta menghilangkan penyebab ketidaksetujuan orang yang bersikap negatif tersebut.

         Penelitian ini mengkaji sikap siswa SMP di eks-Karesidenan Semarang terhadap bahasa Jawa, baik sebagai bahasa daerah maupun sebagai mata pelajaran di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan, yaitu sosiologi dan psikologi karena berkaitan dengan nilai-nilai budaya dalam suatu masyarakat dan kondisi kognitif individu. Data dalam penelitian ini berupa pernyataan responden tentang sikapnya terhadap bahasa Jawa yang dikumpulkan dengan teknik angket dan wawancara. Alat ukur yang digunakan untuk meneliti sikap ini adalah model skala Likert dan model Trustone.

         Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa memiliki sikap positif terhadap bahasa Jawa dengan rerata skor +0,74. Terhadap bahasa Jawa sebagai bahasa daerah, siswa menunjukkan sikap yang positif dengan rerata skor +0,64. Sikap ini mencakupi tiga komponen sikap, yaitu komponen kognitif dengan rerata skor +0,66; komponen afektif dengan rerata skor +0,70; dan komponen konatif dengan rerata skor +0,52. Kemudian, terhadap bahasa Jawa sebagai mata pelajaran, siswa menunjukkan sikap yang positif, yaitu dengan rerata skor +0,84. Sikap ini juga mencakupi tiga komponen sikap, yaitu komponen kognitif dengan rerata skor +0,90; komponen afektif dengan rerata skor +0,80; dan komponen konatif dengan rerata skor +0,52.

 

Kata kunci: sikap, siswa, bahasa Jawa, bahasa daerah, mata pelajaran

( Tim Laman Balai Bahasa )

Kirim Komentar

Terbaru

24 Agustus 2018 | 09:15 wib

Bahasa untuk yang Nonbahasa

image   Penggunaan bahasa yang baik dan benar seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah atau lingkungan akademis lainnya.…


20 Agustus 2018 | 11:02 wib

Guru Harus Meningkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

  Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang sangat penting bagi guru karena bahasa Indonesia wajib digunakan sebagai…


20 Agustus 2018 | 10:48 wib

Guru Nonbahasa Perlu Melek Bahasa dan Sastra

image   Bahasa mempunyai peran penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak didik. Dalam hal ini bahasa…


16 Agustus 2018 | 16:16 wib

Devian dan Rosaliana Terpilih Menjadi Duta Bahasa Jawa Tengah 2018

image Devian Satria Kusuma Pradiva (alumni Universitas Sebelas Maret) dan Rosaliana Intan Pitaloka (Universitas Sebelas Maret)…


30 Juli 2018 | 10:54 wib

Mutiara, Cahaya, dan Pahlawan Tema ibu Mendominasi Puisi Bengkel Sastra di Kabupaten Jepara

image Kegiatan Bengkel Komunitas Bahasa dan Sastra (Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Jepara) diadakan pada 16-18 April…

© 2012 Balai Bahasa Jawa Tengah
Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, Fax. 024-76744358, Email: info@balaibahasajateng.web.id