20 April 2015 | 11:20 wib | Jurnal | Jalabahasa

UNSUR BAHASA ASING DALAM PEMAKAIAN BAHASA DI RUANG PUBLIK KENDAL

 

Oleh/By:
Ika Inayati
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Jalan Elang Raya No. 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, 70769945; Faksimile 024- 76744358, 70799945
Pos-el: info@balaibahasajateng.web.id
Pos-el penulis: ika.inayati@yahoo.com

Diterima: 29 Agustus 2014, Disetujui: 13 Maret 2014

 

         ABSTRAK

         Sebagai efek globalisasi, Bahasa Indonesia banyak terpengaruh oleh unsur bahasa asing. Hal tersebut dapat ditemukan di ruang publik. Penelitian ini merupakan bagian dari pemantauan bahasa Indonesia di ruang publik yang dilakukan di Kabupaten Kendal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemakaian unsur bahasa asing dalam bahasa di ruang publik Kabupaten Kendal. Dengan metode simak dan teknik deskriptif, unsur bahasa asing paling banyak ditemukan pada papan nama, petunjuk, dan iklan niaga. Hal tersebut ditemukan pada istilah bidang percetakan, kuliner, niaga, industri garmen, kecantikan, otomotif, properti, dan papan nama lembaga resmi pemerintah.

         Kata kunci: pemantauan bahasa, unsur bahasa asing, ruang publik

 

         ABSTRACT

         As the globalization's effect, Bahasa Indonesia is influenced by foreign language. It could be easily found in the public space. This paper is a part of the report of monitoring Bahasa Indonesia in Kendal Regency's public space. The aim of this study is to describe the foreign language's element in the use of Bahasa Indonesia in Kendal regency's public space. With the descriptive technique and close-watching methods, the elements of the foreign language are mostly found in the nameboards, directions, and commercial advertisements. It is found in the terms of printing, culinary, commerce, garment industry, beauty, automotive, property, and in the official government's institution nameboards.

         Keywords: language monitoring, foreign language's element, public space

 

Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan, Volume 10, Nomor 1, Mei 2014, halaman 17-34

( est/ Tim Laman Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah )

Kirim Komentar

Terbaru

12 April 2018 | 16:20 wib

PENYULUHAN BAHASA INDONESIA DI KABUPATEN KEBUMEN Pentingnya Keterampilan Berbahasa Indonesia Guru sebagai Piranti Mengajar

image Dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, bahasa Indonesia selalu digunakan sebagai bahasa pengantar, kecuali beberapa…


06 April 2018 | 13:19 wib

Fried Rice, Fried Cassava, Black Coffee? Prestise atau Sikap Feodal?

image Nasi goreng, singkong goreng, kopi hitam, pasti bukan nama-nama yang aneh di telinga rakyat Indonesia. Nama-nama itu jamak…


19 Maret 2018 | 07:54 wib

Diskusi Sastra dan Peluncuran Antologi Geguritan: Mung Ngabekti Karya Na Dhien Kristy

image Mung Ngabekti yang memiliki arti ‘hanya mengabdi' dipilih Na Dhien Kristy sebagai judul antologi geguritannya. Judul…


15 Maret 2018 | 15:06 wib

Bengkel Komunitas Bahasa dan Sastra Dorong Gerakan Literasi Sekolah

image Balai Bahasa Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Bengkel…


14 Maret 2018 | 09:43 wib

Guru Harus Menggunakan Bahasa Indonesia di Setiap Forum Resmi

image Pada awal tahun 2018 Balai Bahasa Jawa Tengah kembali melaksanakan kegiatan pemartabatan penggunaan bahasa Indonesia melalui…

© 2012 Balai Bahasa Jawa Tengah
Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, Fax. 024-76744358, Email: info@balaibahasajateng.web.id