20 April 2015 | 09:51 wib | Jurnal | Jalabahasa

NILAI KEARIFAN LOKAL WACANA LISAN KEDANAUAN BAHASA BATAK TOBA SEBAGAI SUATU MODEL PELESTARIAN EKOSISTEM (SUATU KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK)

 

Oleh/By:

Charles Butar-Butar

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
Pos-el: ch_butar2@yahoo.com

 

         ABSTRAK

         Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan antara bahasa dan ekosistem di Danau Toba dan bagaimana ide/amanat disampaikan melalui bahasa dalam cerita rakyat atau wacana Danau. Pendekatan ekolinguistik digunakan untuk menganalisis hubungan antara bahasa dan ekosistem. Untuk menganalisis teknik penyampaian amanat/ide pada wacana danau, peneliti menggunakan pendekatan antropolinguistik. Metode penelitian ini adalah analisis naturalistik-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koteks terdapat pada situs-situs realistis cerita legenda atau mitos dalam konteks budaya dan adat istiadat. Secara umum, amanat ekologis yang ditemukan adalah manusia dan lingkungan satu sama lain saling membutuhkan.

         Kata kunci: bahasa, wacana, ekosistem, antropolinguistik, koteks, teks, konteks

 

         ABSTRACT

         The aim of this article was to describe the relationship between language and the ecosystem of Lake Toba and how the models convey an idea or message through language that is wrapped in folklore or Lake discourse. The theory used ecolinguistics approach to explore the relationship of language and ecosystem, and antropolinguistic approach to investigate the technique of conveying idea/ message in lake discourse. The method of the study was a naturalistic qualitative analysis. The results of this study showed that the co-tex was conveyed through the realistics situs which wrapped in the form of legend or myth in the context of culture and custom. The general ecological message was humans and the environment should depend on each other.

         Keywords: language, discourse, ecosystem, antropolingusitcs, co-tex, tex, context

 

Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan, Volume 10, Nomor 2, November 2014, halaman 107-116

( est/ Tim Laman Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah )

Kirim Komentar

Terbaru

24 Agustus 2018 | 09:15 wib

Bahasa untuk yang Nonbahasa

image   Penggunaan bahasa yang baik dan benar seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah atau lingkungan akademis lainnya.…


20 Agustus 2018 | 11:02 wib

Guru Harus Meningkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

  Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang sangat penting bagi guru karena bahasa Indonesia wajib digunakan sebagai…


20 Agustus 2018 | 10:48 wib

Guru Nonbahasa Perlu Melek Bahasa dan Sastra

image   Bahasa mempunyai peran penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak didik. Dalam hal ini bahasa…


16 Agustus 2018 | 16:16 wib

Devian dan Rosaliana Terpilih Menjadi Duta Bahasa Jawa Tengah 2018

image Devian Satria Kusuma Pradiva (alumni Universitas Sebelas Maret) dan Rosaliana Intan Pitaloka (Universitas Sebelas Maret)…


30 Juli 2018 | 10:54 wib

Mutiara, Cahaya, dan Pahlawan Tema ibu Mendominasi Puisi Bengkel Sastra di Kabupaten Jepara

image Kegiatan Bengkel Komunitas Bahasa dan Sastra (Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Jepara) diadakan pada 16-18 April…

© 2012 Balai Bahasa Jawa Tengah
Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, Fax. 024-76744358, Email: info@balaibahasajateng.web.id