25 Agustus 2018 | 09:13 wib

Pengumuman Nomine Sayembara Penulisan Esai bagi Guru dan Remaja 2018

 

Rapat juri Sayembara Penulisan Esai bagi Guru dan Remaja 2018 pada Jumat, 24 Agustus 2018 berlangsung di ruang Poerbatjaraka, Balai Bahasa Jawa Tengah. Juri esai guru yang terdiri atas: Dr. Hari Bakti Mardikantoro, M.Hum. (Unnes), Handry TM (Dewan Kesenian Jawa Tengah), dan Drs. Suryo Handono, M.Hum. (Balai Bahasa Jawa Tengah) memutuskan sepuluh sebagai berikut.

  1. "Menyingkap Kedok Hegemoni Kuasa Rama" karya S. Prasetyo Utomo
  2. "Belajar Nilai-Nilai Profetik dari ‘Mata yang Enak Dipandang' (Telaah Mimetik terhadap Kumpulan Cerpen Karya Ahmad Tohari)" karya Dra. Puji Handayani, M.Pd.
  3. "Industri Kosakata Bahasa Indonesia" karya Heri Susanto
  4. "Lakon Wayang Carangan untuk Tontonan dan Pendidikan Karakter" karya Sudadi, M.Pd.
  5. "Potiwirotowo dan Budaya" karya Tri Winarno, S.Pd.
  6. "Internalisasi Karakter melalui Kesusastraan Jawa" karya Abdul Ghofur
  7. "Ketika Guru Salah Berbahasa: Sebuah Otokritik" karya Doni Riadi
  8. "Tersesat di Hutan Bahasa" karya Muhlasin
  9. "(Tidak) Menyenangi Pelajaran Bahasa Indonesia" karya Mardiyanto, M.Pd.
  10. "Perlawanan Roro Mendut terhadap Hegemoni Kekuasaan Patriarki Tumenggung Wiraguna" karya Imaniar Yordan Christy, S.Pd.

 

Adapun, juri esai remaja yang terdiri atas: Dr. Mukh Doyin, M.Si. (Unnes), Saroni Asikin (Suara Merdeka), dan Sunarti, M.Hum. (Balai Bahasa Jawa Tengah) memutuskan sepuluh nomine sebagai berikut.

  1. "Budaya Mencontek (Sebuah Kepalsuan)" karya Frisko Samudra
  2. "Denyut Lemah Bahasa Bangsa" karya Angelika Pryastuti Suryajaya
  3. "Wajah Sinema Yang Membudaya" karya Qurrota ‘Aini
  4. "Lunturnya Budaya Membaca Kitab Kuning di Pesantren" karya Nurul Hidayati
  5. "Seniman Yang Tak Terjamah" karya Arpandu Bratiska
  6. "Revitalisasi Bahasa Daerah Sebagai Sarana Pelestarian Budaya dan Penguatan Identitas Bangsa di Kalangan Pemuda" karya Fidelia Febi Valenti
  7. "Mencari Rasa Nasionalisme yang Hilang" karya Bunga Pertiwi
  8. "Merangkul Bahasa Ibu" karya Dellana Sasetyo
  9. "Remaja: Pelaku Degradasi Budaya Bangsa" karya Hade Sagalana Raspati
  10. "Bahasaku Budaya Bangsa" karya Prima Yahya Yudistira

Para nomine diundang ke Balai Bahasa Jawa Tengah, Jalan Elang Raya 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang untuk mempresentasikan karya mereka pada Senin, 10 September 2018, pukul 09.00 dengan membawa salinan lunak (soft file) naskah esai.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi
Endro W. A (085869977415) atau Desi A.P. (085876611849)

 

 

Sumber: (yun/panitia sayembara)

( est/Tim Laman Balai Bahasa Jateng) )

Kirim Komentar

Terbaru

24 Agustus 2018 | 09:15 wib

Bahasa untuk yang Nonbahasa

image   Penggunaan bahasa yang baik dan benar seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah atau lingkungan akademis lainnya.…


20 Agustus 2018 | 11:02 wib

Guru Harus Meningkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

  Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang sangat penting bagi guru karena bahasa Indonesia wajib digunakan sebagai…


20 Agustus 2018 | 10:48 wib

Guru Nonbahasa Perlu Melek Bahasa dan Sastra

image   Bahasa mempunyai peran penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak didik. Dalam hal ini bahasa…


16 Agustus 2018 | 16:16 wib

Devian dan Rosaliana Terpilih Menjadi Duta Bahasa Jawa Tengah 2018

image Devian Satria Kusuma Pradiva (alumni Universitas Sebelas Maret) dan Rosaliana Intan Pitaloka (Universitas Sebelas Maret)…


30 Juli 2018 | 10:54 wib

Mutiara, Cahaya, dan Pahlawan Tema ibu Mendominasi Puisi Bengkel Sastra di Kabupaten Jepara

image Kegiatan Bengkel Komunitas Bahasa dan Sastra (Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Jepara) diadakan pada 16-18 April…

© 2012 Balai Bahasa Jawa Tengah
Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, Fax. 024-76744358, Email: info@balaibahasajateng.web.id