25 Juli 2016 | 11:11 wib

Balai Bahasa se-Jawa, Bali, Nusa Tenggara Gelar Pertunjukan Sastra

         Karya sastra merupakan karya dua dimensi, yakni dimensi teks dan pertunjukan. Upaya peningkatan minat baca karya sastra dapat didukung oleh pertunjukan sastra. Pertunjukan sastra dapat digunakan sebagai sarana pengenalan estetis dan artistik karya sastra. Sejak 2006, pertunjukan sastra yang dirintis oleh delapan Balai/Kantor Bahasa, yakni Balai Bahasa Jawa Tengah, Balai Bahasa Jawa Barat, Balai Bahasa Jawa Timur, Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta, Balai Bahasa Bali, Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat, Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur, dan Kantor Bahasa Banten telah memulai sebuah gelaran pertunjukan sastra yang mengajak siswa SLTA memulai mencintai sastra melalui media pertunjukan.

         Gelar pertunjukan sastra perdana dilaksanakan di Jawa Tengah, yakni Kota Magelang, kemudian dilanjutkan ke provinsi-provinsi lain pada tahun-tahun berikutnya. Tahun ini, Provinsi Jawa Tengah kembali menjadi tuan rumah Jambore Sastra. Pada gelaran tahun ini akan ditampilkan tujuh belas pertunjukan sastra  yang diusung oleh delapan tim penampil. Ketujuh belas penampil itu akan dikomentari oleh dua sastrawan nasional, yakni Sosiawan Leak dan Eko Tunas. Sebagai wakil Provinsi Jawa Tengah, BnB Percussions Fakultas Ilmu Budaya UNS akan menggarap musikalisasi puisi, Teater Sadewa SMAN 2 Semarang akan menyuguhkan teatrikalisasi puisi Sutarji Calzoum Bachri yang berjudul "Ayo", dan Teater Lincak SMAN 1 Teras Boyolali akan menampilkan teatrikalisasi puisi Taufiq Ismail yang berjudul "Membaca Tanda-Tanda". SMAN 1 Ciamis sebagai wakil Provinsi Jawa Barat akan menampilkan drama "Hikayat Dewi Samboja"; Jurusan Seni Teater SMKN 12 Surabaya akan menampilkan pertunjukan sastra berdasarkan puisi "Cinta yang Marah" karya Aan Masyur; Teatrikalisasi "Suara Pembayun" yang disadur dari novel  Sihir Pembayun karya Joko Santosa; Provinsi NTT akan menampilkan kolaborasi dramatisasi, musikalisasi, dan pembacaan puisi "Pelacur-Pelacur Kota Jakarta" (W.S. Rendra), "Bayi Lahir Bulan Mei 1998" (Taufiq Ismail), dan "Sajak Orang Tua untuk Istrinya" (W.S. Rendra). Tak ketinggalan, perwakilan Provinsi Bali dan Provinsi Banten juga akan menyemarakkan rangkaian pertunjukan sastra yang akan digelar di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah pada 25 s.d. 28 Juli 2016.

( har/est-reu/sur )

Kirim Komentar

Terbaru

24 Agustus 2018 | 09:15 wib

Bahasa untuk yang Nonbahasa

image   Penggunaan bahasa yang baik dan benar seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah atau lingkungan akademis lainnya.…


20 Agustus 2018 | 11:02 wib

Guru Harus Meningkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

  Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang sangat penting bagi guru karena bahasa Indonesia wajib digunakan sebagai…


20 Agustus 2018 | 10:48 wib

Guru Nonbahasa Perlu Melek Bahasa dan Sastra

image   Bahasa mempunyai peran penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak didik. Dalam hal ini bahasa…


16 Agustus 2018 | 16:16 wib

Devian dan Rosaliana Terpilih Menjadi Duta Bahasa Jawa Tengah 2018

image Devian Satria Kusuma Pradiva (alumni Universitas Sebelas Maret) dan Rosaliana Intan Pitaloka (Universitas Sebelas Maret)…


30 Juli 2018 | 10:54 wib

Mutiara, Cahaya, dan Pahlawan Tema ibu Mendominasi Puisi Bengkel Sastra di Kabupaten Jepara

image Kegiatan Bengkel Komunitas Bahasa dan Sastra (Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Jepara) diadakan pada 16-18 April…

© 2012 Balai Bahasa Jawa Tengah
Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, Fax. 024-76744358, Email: info@balaibahasajateng.web.id